Bukit Harapan Rayakan 36 Tahun Transmigrasi, Pembangunan Desa Terus Melaju

Bukit Harapan Rayakan 36 Tahun Transmigrasi, Pembangunan Desa Terus Melaju

Oleh Bahroni • 23 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

KALIORANG – Desa Bukit Harapan di Kecamatan Kaliorang kembali menegaskan identitasnya sebagai salah satu desa transmigrasi paling berhasil di Kutai Timur. Rabu (19/11/2025), ratusan warga berkumpul merayakan 36 tahun kedatangan para transmigran Jawa tahun 1989 yang menjadi tonggak berdirinya desa tersebut. Momen ini menjadi refleksi perjalanan panjang desa yang kini tumbuh menjadi kawasan yang mandiri dan berkembang pesat.

 

Perayaan bertema “Mewujudkan Desa Bukit Harapan Mandiri Menuju Kutim Hebat” diawali dengan penampilan Tari Padupa dan Tari Ratoh yang disambut antusias warga dari berbagai kalangan. Suasana penuh kekeluargaan dan gotong royong terasa kuat sejak awal acara.

 

Ketua Panitia, Afif Amrullah, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan kesempatan meneguhkan kembali jejak sejarah dan perjuangan para pelopor transmigrasi. “Melalui dana desa, kegiatan ini didukung penuh. Mulai lomba, pentas seni, hingga bakti sosial. Semangat kebersamaan ini warisan yang harus dijaga,” ucapnya.

 

Kepala Desa Bukit Harapan, Heri Wibowo, menambahkan bahwa perjalanan 36 tahun transmigrasi telah membawa perubahan besar bagi wilayahnya. “Setiap tahun selalu ada kemajuan. Perkembangan desa saat ini sungguh jauh dibanding awal dibangun,” katanya.

 

Camat Kaliorang, Rusnomo, mengingat masa awal dirinya mendampingi para transmigran dari Yogyakarta dan Semarang pada 1989. Ia menyebut kemajuan signifikan lima hingga enam tahun terakhir, khususnya pada infrastruktur seperti jalan di SP4 dan SP3 yang kini telah ditimbun dan mulai terbuka.

 

Puncak acara dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang memotong tumpeng sebagai wujud syukur. Ia menegaskan bahwa Bukit Harapan adalah lokasi transmigrasi tertua di Kutim dan telah berkembang pesat. “Di titik ini ada banyak harapan. UMKM tumbuh, taman berkembang, ekonomi bergerak. Pemerintah akan terus membangun demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Bupati juga memberikan penghargaan kepada para pelopor transmigrasi sebagai saksi sejarah. Acara ditutup dengan ramah tamah, mempertegas komitmen membangun desa secara inklusif dan berkelanjutan. (Adv)

👁️ 290 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal