Hujan Tak Surutkan Semangat, Puncak HUT Kutai Barat Berlangsung Spektakuler
Suasana Malam Puncak Penutupan HUT Kubar ke - 26 (Ist.)

Hujan Tak Surutkan Semangat, Puncak HUT Kutai Barat Berlangsung Spektakuler

Oleh M. Nur • 07 November 2025

Advetorial DPRD Kutai Barat

Kutai Barat — Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat berlangsung meriah dan penuh semangat. Ribuan warga dari berbagai kecamatan memadati Alun-Alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, , untuk menyaksikan konser musik rakyat yang menjadi penutup rangkaian Festival Dahau 2025.

 

Hujan yang sempat mengguyur kawasan Sendawar tak menyurutkan antusiasme masyarakat. Suasana semakin riuh saat grup band legendaris Jamrud tampil membawakan sejumlah lagu hits mereka, disusul penampilan enerjik dari penyanyi dangdut nasional Arlida Putri serta band-band lokal kebanggaan Kutai Barat.

 

Puncak acara semakin semarak ketika kembang api berwarna-warni meledak di langit malam Sendawar, menandai berakhirnya peringatan HUT ke-26 yang disambut sorak gembira ribuan penonton.

 

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Barat, Frederik Edwin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan masyarakat serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan HUT tahun ini.

 

“Perayaan ini adalah cerminan semangat kebersamaan kita. Hujan tidak menghalangi semangat masyarakat untuk merayakan hari jadi Kutai Barat. Ini bukti bahwa rasa persatuan dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama kita,” ujar Bupati.

 

Ia menjelaskan, tema HUT ke-26 tahun ini — “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya, Sempekat Bersama, Kita Pasti Bisa” — menggambarkan filosofi masyarakat Kutai Barat yang menjunjung tinggi nilai persatuan, budaya, dan kerja sama.

 

“Selama 26 tahun perjalanan, Kutai Barat terus tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing. Semua capaian ini berkat kerja keras serta komitmen bersama seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.

 

Bupati juga mengajak generasi muda agar terus berperan dalam menjaga warisan budaya daerah di tengah arus globalisasi. Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang memperkuat karakter dan identitas masyarakat Kutai Barat.

 

“Anak-anak muda adalah penerus semangat Sempekat — bersatu dan bekerja bersama. Mari terus jaga budaya, kreativitas, dan kebersamaan sebagai kekuatan membangun Kutai Barat yang lebih baik,” pesannya.

 

Acara malam itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati H. Nanang Adriani, Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai SH, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Sekda Ayonius, jajaran Forkopimda, para tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

 

Hingga larut malam, suasana di Alun-Alun Itho tetap semarak dengan nyanyian penonton yang ikut bernostalgia bersama band Jamrud, menutup perayaan dengan rasa bangga dan penuh kebersamaan.

👁️ 1,068 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal