Disdikbud Kutim Pacu Penyelesaian Sekolah Islam Berasrama Unggulan Muhammadiyah
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono

Disdikbud Kutim Pacu Penyelesaian Sekolah Islam Berasrama Unggulan Muhammadiyah

Oleh Bahroni • 23 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Pembangunan Madrasah Boarding School (MBS) Muhammadiyah Kutai Timur terus digenjot demi menghadirkan sekolah Islam berasrama yang representatif dan unggulan bagi para santri. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menegaskan komitmen penuh untuk menuntaskan seluruh fasilitas yang ada, termasuk pembangunan lanjutan yang kini memasuki tahap kedua.

 

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan dilakukan agar MBS dapat segera dimanfaatkan maksimal. Proyek ini telah dimulai sejak peletakan batu pertama tahun lalu dan kini memasuki periode konstruksi berkelanjutan. Tahap I dibangun melalui anggaran senilai Rp1,8 miliar, sementara Tahap II dijadwalkan berlangsung hingga 2025.

 

“Jika dalam dua tahun saya masih diberikan amanah memimpin Disdikbud, saya ingin menyelesaikan master plan pembangunan ini secara keseluruhan,” ujar Mulyono.

 

Ia menilai keberadaan sekolah berasrama mampu memberikan pembinaan karakter yang lebih kuat bagi para santri, melalui lingkungan belajar yang tertata dan pengawasan yang lebih intens. Karena itu, Disdikbud meminta Muhammadiyah untuk merampungkan master plan pengembangan fasilitas sebagai pedoman pembangunan ke depan.

 

“Disdikbud Kutim berkomitmen meneruskan pembangunan MBS Putra dan Putri Muhammadiyah supaya anak-anak kita nantinya mondok di tempat yang lebih representatif dan lebih baik,” tegasnya.

 

Selain pembangunan fisik, Mulyono juga menekankan pentingnya komunikasi yang erat antara pengurus Muhammadiyah dan Disdikbud. Menurutnya, koordinasi menjadi kunci agar setiap tahap pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak melenceng dari konsep awal.

 

“Harapan saya, pengurus Muhammadiyah jangan pernah sungkan untuk komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan sehingga konsep pembangunan dalam master plan bisa kita selesaikan,” pungkasnya. (Adv)

👁️ 419 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal