Dispar Kutim Percepat Transformasi Digital, Pelaku Wisata Kini Lebih Kompetitif
Kepala Dispar Kutim, Nurullah

Dispar Kutim Percepat Transformasi Digital, Pelaku Wisata Kini Lebih Kompetitif

Oleh Bahroni • 21 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur semakin serius mendorong digitalisasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf). Melalui Pelatihan Digital yang kembali digelar tahun ini, Dispar berupaya mengubah pola promosi dan penjualan pelaku usaha, dari cara konvensional menuju strategi berbasis teknologi. Langkah ini diyakini mampu memperbesar jangkauan pemasaran produk lokal serta meningkatkan kunjungan wisatawan.

 

Kepala Dispar Kutim, Nurullah, menegaskan bahwa kemampuan digital adalah kebutuhan penting bagi para pelaku usaha di era saat ini. “Kegiatan pelatihan digital ini khusus untuk pelaku wisata dan ekonomi kreatif, agar mereka bisa menjual produk-produk mereka melalui platform digital,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

 

Pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut disiapkan untuk membekali peserta dengan keterampilan memasarkan destinasi maupun produk kreatif secara mandiri. Mereka diharapkan lebih aktif memanfaatkan media sosial, marketplace, hingga strategi branding digital untuk memperluas pasar.

 

Menurut Nurullah, pelatihan serupa yang telah dilakukan sebelumnya terbukti memberikan hasil signifikan. Banyak peserta yang langsung mempraktikkan ilmu yang didapat, dengan cara mempromosikan destinasi wisata di daerah mereka. Aktivitas promosi mandiri ini memberikan efek positif, termasuk meningkatnya perhatian dan kunjungan wisatawan ke Kutai Timur.

 

“Dampaknya luar biasa. Begitu kita lakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, mereka langsung aktif mempromosikan destinasi wisata masing-masing. Itu sangat membantu peningkatan kunjungan,” jelasnya.

Agenda ini diikuti pelaku wisata, pelaku ekonomi kreatif, hingga pengelola destinasi lokal. Dispar Kutim menegaskan bahwa pembangunan kepariwisataan tidak hanya bertumpu pada fasilitas fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan kemampuan digital, para pelaku Ekraf dan wisata diharapkan dapat mengelola produk secara lebih profesional dan kompetitif, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara langsung. (Adv)

👁️ 235 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal