DPA Terbit Akhir Tahun, Perkim Kutim Akui Banyak Proyek Infrastruktur Tertunda
Kepala Dinas Perkim Kutim, H. Ahmad Iip Makruf

DPA Terbit Akhir Tahun, Perkim Kutim Akui Banyak Proyek Infrastruktur Tertunda

Oleh Bahroni • 26 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Keterlambatan terbitnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) hingga akhir Oktober membuat sejumlah program pembangunan di Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kutai Timur (Kutim) berjalan lambat sepanjang tahun ini. Minimnya waktu pelaksanaan menyebabkan instansi tersebut harus menyesuaikan ulang target serta prioritas kegiatan agar tidak menimbulkan risiko pekerjaan yang terburu-buru dan berpotensi menurunkan kualitas.

 

Kepala Dinas Perkim Kutim, H. Ahmad Iip Makruf, menjelaskan bahwa mundurnya penerbitan DPA berdampak langsung pada banyak program fisik seperti pembangunan jalan lingkungan, pembuatan drainase, serta peningkatan rumah layak huni. 

 

Dengan waktu pelaksanaan yang sangat terbatas, pihaknya tidak ingin memaksakan pekerjaan yang secara teknis dipastikan tidak mampu selesai tepat waktu.

 

“Sebagian besar kegiatan kami menggunakan pola Penunjukan Langsung (PL). Kalau waktunya tidak memungkinkan, ya tidak kami kerjakan. Tidak bisa dipaksakan,” tegasnya.

 

Dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan sisa waktu yang ada, Perkim menargetkan capaian pekerjaan tahun ini hanya berada pada kisaran 50 persen. Bila situasi dan cuaca mendukung, penyelesaian proyek mungkin bisa mencapai 70 persen. Namun Iip memastikan Perkim tetap fokus pada program yang dianggap paling prioritas.

 

Selain persoalan administrasi, sejumlah hambatan teknis juga turut memperlambat pengerjaan proyek. Curah hujan tinggi dalam beberapa minggu terakhir membuat banyak pekerjaan fisik sulit dilanjutkan. Di sisi lain, ketersediaan material konstruksi yang tidak selalu stabil serta rebutan tenaga tukang dengan instansi lain juga membuat progres lapangan tersendat.

 

“Cuaca, material, dan tukang ini menjadi tantangan. Dengan waktu yang sempit, semuanya harus disesuaikan betul agar tidak menimbulkan masalah di lapangan,” jelasnya.

 

Meski demikian, Perkim menegaskan tetap menjaga kualitas pekerjaan. Pengawasan di lapangan diperketat untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Kami tetap berpegang pada spek. Harapannya hasil pembangunan tahun ini tetap lebih baik,” tutup Iip. (Adv)

👁️ 241 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal