Pulau Miang Jadi Proyek Prioritas Dispar Kutim di 2026 Meski Anggaran Diefisiensi
Kepala Dispar Kutim, Nurullah

Pulau Miang Jadi Proyek Prioritas Dispar Kutim di 2026 Meski Anggaran Diefisiensi

Oleh Bahroni • 21 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) resmi menetapkan Pulau Miang sebagai destinasi utama dalam rencana pembangunan infrastruktur pariwisata tahun 2026. Keputusan itu diambil meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, namun dinilai penting karena potensi Pulau Miang dianggap jauh lebih besar dibanding destinasi lainnya.

 

Kepala Dispar Kutim, Nurullah, mengatakan langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyiapkan sarana pendukung wisata agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang nyaman. Karena itu, fasilitas dasar seperti toilet, gazebo, jalur jalan dalam area wisata, serta elemen pendukung lain dipastikan akan menjadi fokus utama pengerjaan.

 

“Kita di pariwisata ini kan ada beberapa yang harus kita lengkapi. Bagaimana orang datang ke tempat itu mereka bisa nyaman. Jadi fasilitas seperti toilet, gazebo, dan jalan pariwisata itu kita benahi,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

 

Nurullah menjelaskan bahwa efisiensi anggaran tidak mengubah arah prioritas pembangunan tahun depan. Pulau Miang tetap menjadi titik sentral pengembangan karena memiliki daya tarik wisata yang kuat serta aksesibilitas yang terus membaik. Selain itu, Pantai Marang juga masuk dalam proyek prioritas.

 

“Ini kan kita mengalami efisiensi ya. Tapi kita tetap fokus di Pulau Miang. Kemudian Pantai Marang juga tetap termasuk prioritas,” jelasnya.

 

Meski begitu, pengembangan pariwisata tidak lepas dari tantangan. Kawasan Sangkulirang—yang sebenarnya juga memiliki potensi besar—masih terhambat akses, sehingga membutuhkan strategi khusus sebelum digarap lebih jauh.

 

“Potensi Sangkulirang itu besar sebenarnya, tetapi aksesnya masih cukup menantang,” tambahnya.

 

Untuk Pulau Miang, Dispar Kutim telah menyiapkan beberapa rencana jangka panjang, termasuk pembangunan titian ulin serta panggung terbuka permanen. Proyek tersebut ditargetkan berjalan bertahap hingga 2029, sebagai upaya menjadikan Pulau Miang ikon wisata bahari Kutai Timur. (Adv)

👁️ 255 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal