SINDaKRAF Didorong Jadi Basis Data Tunggal, Pemkab Kutim Ingin Akhiri Keluhan Pelatihan "Itu-Itu Saja"
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Akhmad Rifanie

SINDaKRAF Didorong Jadi Basis Data Tunggal, Pemkab Kutim Ingin Akhiri Keluhan Pelatihan "Itu-Itu Saja"

Oleh Bahroni • 17 November 2025

Advertorial Diskominfo Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya membangun ekosistem ekonomi kreatif (Ekraf) yang jauh lebih terukur dan tepat sasaran. Salah satu langkah strategis yang kini dikebut adalah penyusunan basis data terintegrasi melalui program Sinergi Data Ekonomi Kreatif (SINDaKRAF). Program ini diharapkan dapat menjawab keluhan masyarakat terkait pelatihan pemerintah yang dinilai monoton dan tidak merata.

 

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutim, Akhmad Rifanie, menjelaskan bahwa selama ini informasi pelaku Ekraf tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kondisi tersebut menyebabkan duplikasi kegiatan, ketidaktepatan sasaran, hingga munculnya persepsi publik bahwa pemerintah hanya menggulirkan pelatihan yang berulang.

 

“Jangan sampai nanti ada pemikiran pelatihan itu-itu terus. Kadang-kadang saya dengar ada kalimat yang tidak nyaman,” ujarnya pada Selasa, 11 November 2025.

 

Melalui SINDaKRAF, seluruh identitas, subsektor keahlian, serta riwayat keterlibatan pelaku Ekraf akan dihimpun dalam satu sistem terpusat. Rifanie menilai langkah ini sangat penting agar pemerintah dapat mengenali kelompok baru yang belum tersentuh pembinaan sekaligus merancang pelatihan yang benar-benar dibutuhkan.

 

“Kita tepat sasaran. Orangnya itu dan itu memang kita mau capai,” tegasnya.

 

Ia berharap konsolidasi data ini nantinya menjadi acuan bersama seluruh OPD sehingga tidak ada lagi tumpang tindih kegiatan. Pemerintah juga dapat memetakan kebutuhan subsektor secara lebih presisi, termasuk jenis bimbingan teknis atau fasilitasi yang relevan.

 

Dengan hadirnya basis data tunggal tersebut, Pemkab Kutim optimistis mampu menciptakan pemerataan kesempatan dan meningkatkan kualitas intervensi untuk mendorong sektor ekonomi kreatif berkembang lebih cepat dan inklusif. 

👁️ 34 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Memuat cuaca berdasarkan lokasi Anda...

Logo Portal